Visi dan Misi

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta strategi Pencapaian

1.  Visi

Visi Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS adalah menjadi program studi unggul di tingkat internasional dalam bidang ilmu dan teknologi pangan yang berorientasi pada pembangunan pertanian terpadu berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.Visi ini sejalan dengan visi Fakultas Pertanian yaitu sebagai penyelenggara pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  di bidang pertanian terpadu berkelanjutan yang unggul di tingkat internasional” serta selaras dengan Visi Universitas Sebelas Maret yaitu “Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional.

2. Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan di bidang ilmu dan teknologi pangan untuk menghasilkan sarjana yang kompeten dan mampu bersaing di tingkat internasional.
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan ilmu dan teknologi pangan guna menunjang pembangunan pertanian terpadu dan berkelanjutan.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu memecahkan permasalahan di bidang pangan.

3.  Tujuan

  1. Menghasilkan sarjana teknologi pertanian di bidang ilmu dan teknologi pangan yang berbudi pekerti luhur, profesional, kreatif, tangguh, berintegritas tinggi, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
  2. Menjadikan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan sebagai salah satu pusat pengembangan IPTEKS di bidang pangan.
  3. Meningkatkan peran program studi dalam pemberdayaan masyarakat di bidang pangan untuk memberikan solusi permasalahan melalui penerapan teknologi tepat guna.

4.  Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran 1 : Pengembangan Kapasitas Akademik Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (2011-2016) Strategi pencapaian :

  1. Pembangunan sistem manajemen proses pembelajaran di Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, dengan target agar proses belajar mengajar (PBM) berjalan dengan baik dan terstandarisasi prosesnya.
  2. Peningkatan sarana dan prasarana untuk menunjang PBM berupa sarana dan prasarana perkuliahan
  3. Penataan kembali sumberdaya (kapital dan SDM) yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Sasaran 2 : Peningkatan Kualitas dan Efisiensi Kegiatan Akademik (2011-2016)

Strategi Pencapaian :

  1. Membangun sikap mental mapan (mindset) perbaikan secara berkelanjutan (continuous improvement) pada seluruh aspek PBM.
  2. Pengembangan program studi difokuskan pada pemanfaatan kapabilitas sumber daya untuk menghasilkan produk-produk ilmiah yang terarah dan
  3. Peningkatan kerjasama strategis dengan institusi lain guna meningkatkan kualitas penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas PBM.
  4. Peningkatan kualitas lulusan sehingga mampu bersaing di pasar kerja nasional dan internasional.

 

Dalam rangka menjamin tercapainya sasaran, maka dirumuskan indikator-indikator kinerja utama (Key Performance Indicators =KPI) sebagai berikut :

  1. Rasio keketatan persaingan dalam memasuki Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Metode penghitungannya adalah membandingkan daya tampung dengan jumlah calon mahasiswa yang mendaftar dalam ujian masuk jalur ujian tulis. Menurut renstra fakultas, rasio keketatan masuk fakultas pertanian tahun 2014 dan 2015 adalah 1 : 7,5 namun Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan tahun 2012 sudah mencapai 1 : 11,5 dan tahun 2013 mencapai 1 : 17. Jadi target keketatan telah tercapai. Tahun berikutnya diharapkan akan semakin naik minimal bertahan.
  2. Asal mahasiswa diharapkan berasal dari seluruh Indonesia. Metode penghitungannya adalah menghitung jumlah propinsi asal mahasiswa. Fakultas pertanian menargetkan tahun 2014 jumlah propinsi asal mahasiswa adalah 15 propinsi dan tahun 2015 adalah 16 propinsi.
  3. Rata-rata lama lulusan, metode penghitungannya adalah menghitung waktu jarak antara penerimaan mahasiswa baru hingga saat yudisium sarjana. Tahun 2015 rata-rata lama studi diharapkan 4,6 bulan. Untuk Program Studi ITP, tahun 2013 rata-rata lama studi mencapai 4,3 tahun, diharapkan kedepan tahun 2014 dan 2015 menjadi 4,2 tahun.
  4. Rata-rata IPK kelulusan mahasiswa, metode penghitungannya adalah membagi jumlah IPK semua lulusan dalam tahun berjalan dengan jumlah mahasiswa yang lulus pada tahun yang sama. Target IPK rata-rata Fakultas Pertanian tahun 2014 adalah 3,098 dan tahun 2015 adalah 3,1.  Program Studi ITP tahun 2013 telah mencapai 3,2 dan diharapkan meningkat pada tahun 2014 dan 2015 menjadi 3,25.
  5. Waktu tunggu lulusan, dihitung dari waktu wisuda sampai mendapat pekerjaan pertama. Waktu tunggu lulusan ditargetkan tahun 2014 adalah 5,1 bulan dan tahun 2015 adalah 5 bulan.
  6. Jumlah publikasi ilmiah baik nasional maupun Internasional. Jumlah publikasi ilmiah nasional terakreditasi tahun 2014 diharapkan ada 6 dan tahun 2015 sebanyak 10 artikel.
  7. Jumlah Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat. Jumlah penelitian tahun 2014 ditargetkan 15 judul dan tahun 2015 sebanyak 17 judul. Jumlah pengabdian diharapkan tahun 2014 sebanyak  20 judul.

 

 

  • Sosialisasi.

Uraikan upaya penyebaran/sosialisasi visi, misi dan tujuan program studi serta pemahaman sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

 

Pemahaman akan visi, misi, tujuan, serta sasaran Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan diwujudkan dalam bentuk setiap menyusun program kerja dan kegiatan harus selalu mengacu pada visi, misi dan tujuan program studi yang telah ditetapkan. Sosialisasi visi, misi, dan tujuan dilakukan secara tertulis melalui:

  1. Leaflet dan website Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS http://ilmupangan.fp.uns.ac.id/
  2. Menempel poster visi, misi dan tujuan di ruang masuk Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, sehingga para dosen dapat setiap saat melihat, membaca dan menginspirasi dalam kinerja  sehari-hari.
  3. Menempel di papan pengumunan program studi untuk mahasiswa.
  4. Sosialisasi juga dilakukan secara aktif melalui bahasa verbal disetiap awal pertemuan dalam lingkup civitas akademika dan tenaga kependidikan (rapat  program studi, orientasi mahasiswa baru, dan kegiatan Keluarga Mahasiswa HIMAGHITA), pengabdian kepada Masyarakat, dialog interaktif dengan TATV, Jogja TV.

Sosialisasi juga dilakukan secara lisan melalui pertemuan-pertemuan dengan civitas akademika dan tenaga kependidikan, rapat  program studi, pembimbing akademik, orientasi mahasiswa baru, dan kegiatan Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan (Himaghita). Sosialisasi juga dilakukan saat ada kunjungan stakeholder atau saat kita melakukan kunjungan kebeberapa stakeholder.