Category Archives: Uncategorized

Alumni ITP FP UNS Kembangkan Sayuran Bebas Pestisida

WhatsApp Image 2019-07-24 at 10.52.40

Perkembangan zaman yang semakin cepat dan instan memberikan dampak yang terhadap kehidupan manusia. Hal ini menuntut manusia untuk hidup sehat, salah satu aspek yang mempengaruhi kesehatan yaitu dengan pemenuhan pangan yang sehat pula. Trend makanan sehat salah satu yaitu dengan pemenuhan bahan pangan bebas pestisida. Hal ini yang dilihat oleh alumni ITP FP UNS sebagai peluang usaha yaitu Anggi Bitho.

Usaha sayuran bebas pestisida telah dijalankannya dalam 1 tahun terkahir dengan komoditas utama yaitu sawi, bayam, kangkung, seledri, selada dan mint. Hasil produksi dijual dengan beberapa mitra seperti pondok pesantren dan pada event-event tertentu serta dapat juga dibeli langsung ke tempat usaha. Dibawah bimbingan bapak Bara Yudhistira S.TP.,M.Sc usaha tersebut akan didorong untuk lebih digaungkan khususnya di wilayah Solo Raya. Hal tersebut bertujuan untuk dapat lebih mengembangkan pemberdayaan petani sayuran bebas pestisida.

Rencana yang akan dikembangkan yaitu produksi olahan berbasis sayur sehingga usaha tersebut dapat berjalan dari hulu ke hilir.

 

HMTIP ITI Serpong Kunjungi HIMAGHITA

WhatsApp Image 2019-07-23 at 14.43.54 WhatsApp Image 2019-07-23 at 14.43.55

 

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Pertanian (HMTIP) Institut Teknologi Indonesia (ITI) adakan kunjungan ke Himaghita ITP UNS. Kunjungan didampingi oleh bapak Syahril Maqosim dan sekitar 20 orang mahasiswa 2016 TIP ITI Serpong.

Acara tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmin antara HMTIP dan Himaghita sehingga dapat menjadi landasan untuk pengembangan jejaring kemahasiswaan.

 

 

Mahasiswa Pertanian UNS Luncurkan Buku Bisnis Jajanan Es

Bara Yudhistira

Salah satu tim PKMK (Program Kreatifitas Mahasiswa) Universitas Sebelas Maret (UNS) meluncurkan buku terkait dengan pengembangan dan bisnis jajanan es.  Buku tersebut berjudul “Prespektif Mutu dan Evaluasi Bisnis Jajanan Es”. Hal tersebut dilakukan dalam rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai peluang bisnis jajanan es. Bertempat di ruang Sidang Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS ketua PKMK Zenita Mulya Astuti menyampaikan bahwa buku ini disusun bersama 4 anggota lainnya yaitu Anindya Nusara Abdi, Cisya Vidya Anggraini, Viska Wandhira Wimarnaya, dan Nurul Fadhilah. Latar belakang penyusunan buku atas keprihatinan tim terkait maraknya jajanan es yang belum sesuai dengan standar keamanan dan kesehatan. Dibawah arahan dosen pembimbing Bara Yudhistira, S.TP., M.Sc buku ini diharapkan mampu menjadi panduan bagi masyarakat baik dari segi standar bahan, teknis pengolahan maupun evaluasi dalam pengolahan jajanan es khususnya terkait jajanan es gabus.

Tim PKMK es gabus ini merupakan gabungan dari mahasiswa program studi Ilmu Teknologi Pangan (ITP) dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam buku dengan tebal 66 halaman memuat terkait proses produksi es gabus dari mulai penyiapan bahan sampai dengan proses pengemasan, bahkan ditambahkan pula terkait dengan aspek Good Manufacturing Practise (GMP) serta evaluasi bisnis. Terkait dengan Good Manufacturing Practise (GMP) merupakan hal yang sangat ditekankan dalam buku ini, hal tersebut dilatarbelakangi karena masih banyaknya jajanan khususnya jajanan es yang diproduksi secara tidak higienis. Selain itu penerbitan buku ini dilakukan dalam rangka untuk melengkapi publikasi jurnal ilmiah yang relatif lebih ringkas, sehingga buku ini menjelaskan lebih mendetail. Harapan dari tim PKMK Es Gabus buku tersebut mampu menjadi acuan dalam proses produksi dan pengembangan bisnis es gabus bagi masyarakat terutama untuk memproduksi produk es yang sesuai dengan standar keamanan pangan (food safety).

Pengembangan Jajanan Es Berbasis Sayur oleh Mahasiswa

PKMK-ES-GABUS-2019-page0001

Produk olahan es merupakan produk yang cukup digemari oleh anak-anak sebagai jajanan. Akan tetapi, jajanan es yang ada dipasaran umumnya menggunakan perasa sintetik untuk menghasilkan rasa dan aroma tertentu. Melihat hal tersebut mahasiswa Program Studi Ilmu Teknologi Pangan (ITP) dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK)  pendanaan tahun 2019 telah mengembangkan produk es gabus dengan menggunakan bahan sayuran yaitu wortel, sawi, dan ubi ungu. Gagasan pengembangan es gabus sayur tersebut dilakukan oleh 5 mahasiswa :  Zenita Mulya Astuti, Anindya Nusara Abdi, Cisya Vidya Anggraini, Viska Wandhira Wimarnaya, dan Nurul Fadhilah dibawah bimbingan dosen pembimbing Bara Yudhistira, S.TP.,M.Sc.

Bara Yudhistira mengemukakan  “Pengembangan es gabus sayur dilaksanakan dalam rangka diversifikasi sayur menjadi produk olahan lain yang tentu memiliki kandungan gizi yang tidak jauh berbeda dengan bahan segarnya. Disisi lain hal tersebut bertujuan untuk memanfaatkan bahan pertanian yang cenderung mudah rusak (fersihable) sehingga komoditas pertanian akan termanfaatkan secara maksimal”.

“Penggunaan komoditas lokal diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomis sayur lokal serta sebagai upaya pemberdayaan petani lokal. Sayuran yang menjadi bahan pokok untuk pembuatan es gabus ini disuplai dari petani di daerah Tawangmangu Karanganyar”.

“Seperti kita ketahui Tawangmangu merupakan sentra sayur mayur yang memasok kebutuhan sayur di Kota Surakarta dan sekitarnya”.

“Produksi es gabus sayur ini diharapkan dapat memberikan alternatif jajanan yang sehat dan bergizi bagi masyarakat dikarenakan menggunakan sayuran segar tanpa menggunakan perasa sintetis”.

“Pengembangan es gabus sayur ini diharapkan mampu dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu membawa tim PKMK ini lolos ke PIMNAS yang akan dilaksanakan di Universitas Udayana Bali tahun 2019 ini”, demikian ditambahkan dosen Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNS.

Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan UNS Mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

Dalam rangka KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa UNS, Prodi Ilmu Teknologi Pangan UNS memberikan penyuluhan terkait pengembangan makanan tradisional karak untuk menyambut perkembangan ekonomi kreatif. Acara tersebut diselenggarakan di Balai Desa Pajang, Laweyan Solo pada tanggal 20 Pebruari 2019.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu PKK kelurahan Pajang Laweyan Solo.

Sinkronisasi Borang Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan FP UNS

WhatsApp Image 2018-12-13 at 18.07.44

Dalam rangka persiapan percepatan akreditasi BAN-PT Prodi Teknologi Pangan FP UNS, Jumat 14  Desember 2018 Fakultas Pertanian memfasilitasi proses sinkronisasi borang. Hal ini dimaksudkan untuk menyelaraskan semua data yang ada. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian UNS berharap kegiatan ini dapat dimaksimalkan untuk meraih target akreditasi Prodi Teknologi Pangan mendapatkan A.

Acara ini diikuti oleh seluruh pimpinan fakultas dan bagian terkait serta seluruh dosen dari Prodi Teknologi Pangan, acara dilakukan dengan pemaparan masing-masing standar untuk dilakukan review.

Prodi Teknologi Pangan FP UNS Apresiasi Pengembangan Ubi Jalar Karanganyar

Batik Telo BDS 001

Batik Telo BDS 001

Prodi Teknologi Pangan FP UNS sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah yang mengembangkan sumber daya lokal secara konsisten. Salah satu kabupaten yang cukup konsisten dalam mengembangkan potensi lokal daerah adalah Kabupaten Karanganyar. Pemda tersebut telah mengembangkan ubi jalar sebagai salah satu komoditas andalan dan menjadi ciri khas Kabupaten tersebut.

Dalam hal ini Prodi Teknologi Pangan FP UNS juga sudah lama melakukan penelitian dan pengembangan produk berbasis ubi jalar, untuk lebih memasyarakatkan dan transfer ilmu dan teknologi dengan media yang dapat diterima masyarakat Prodi Teknologi Pangan FP UNS membuat buku pedoman terkait ubi jalar dari budidaya on farm sampai dengan proses pengolahan pangan jadi.

Batik Telo BDS 001

Batik Telo BDS 001

Hal ini untuk menindaklanjuti perkembangan dalam pengolahan pangan berbasis ubi jalar. Selain itu juga Prodi Teknologi Pangan FP UNS mengembangkan Batik Telo BDS 001 sebagai salah satu media promosi agar ubi jalar ini menjadi objek motif batik khas Karangnayar. Harapan dengan pembuatan batik ini juga untuk mengimplementasikan visi UNS yaitu Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional. Dimana Batik merupakan salah satu budaya nasional yang terus dikembangkan sampai dengan saat ini.

 

Training ISO 22000 Prodi ITP FP UNS

Bara Yudhistira

Prodi ITP UNS melaksanakan training ISO 22000 pada tanggal 1-2 Desember 2018, hal tersebut dalam rangka menyiapkan lulusan yang kompeten untuk menghadapi perkembangan dalam bidang pengolahan pangan.

Training tersebut diikuti oleh peserta dari beberapa kampus, industri, alumni serta mahasiswa ITP UNS.

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Wunut melalui penganekaragaman olahan Produk Ikan Air Tawar

WhatsApp Image 2018-11-20 at 01.11.45 (1) bara yudhistira WhatsApp Image 2018-11-20 at 01.11.44

Desa Wunut Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten memiliki potensi budidaya ikan air tawar yang bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakatnya. Desa ini merupakan salah satu desa tujuan wisata pemancingan di Kabupaten Klaten sehingga sebagian besar warga Desa Wunut hidup dari usaha pemancingan dan budidaya ikan air tawar. Produksi ikan di Wunut rata-rata mencapai 60 ton per bulan yang terdiri dari Lele dan Nila. Produksi ikan yang cukup tinggi belum diimbangi dengan proses pengolahan ikan air tawar tersebut menjadi produk olahan yang siap dikonsumsi untuk menambah nilai ekonomis hasil ikan air tawar. Integrasi potensi lokal (ikan air tawar) dan sumber daya manusia (SDM) yang ada sangat diperlukan di Desa Wunut untuk menunjang program desa minawisata desa Wunut. Produksi ikan tawar yang cukup tinggi harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan SDM dalam pengolahan pangan dan pemasaran produk. Di Desa Wunut sudah terbentuk  kelompok wanita tani yaitu Kelompok Wanita Tani Dahlia dan Kelompok Wanita Tani Melati yang memiliki anggota masing-masing 25 orang.

Tim pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pelatihan pengolahan produk olahan ikan air tawar salah satunya adalah bakso lele kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Wunut. Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistiyo Setiawan sangat mendukung program ini karena hal ini sejalan dengan program Desa Wunut dalam upaya menjadikan Desa Wunut menjadi Desa Wisata Air. Pada tahun 2017, melalui dana desa, BUM Desa Wunut telah membangun tempat wisata Umbul Pelem melalui dana desa dan mulai beroperasi pada Mei 2018. Dengan pelatihan pengolahan produk ikan air tawar seperti lele dan nila diharapkan KWT Wunut dapat melakukan produksi bakso atau nugget ikan yang dapat dijual di Umbul Pelem tersebut.

Pada program ini, Tim pengabdian UNS juga memberikan pelatihan mengenai cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan teknik pengemasan vakum pada produk bakso lele sehingga diharapkan anggota KWT Wunut dapat melakukan produksi bakso lele dengan kualitas seragam dana man dikonsumsi. Produk bakso lele tersebut diluncurkan dengan nama “Balenut” dan diharapkan menjadi salah satu oleh-oleh khas Desa Wunut.

Prodi ITP Adakan Lokakarya Percepatan Akreditasi

Bara Yudhistira

Dalam rangka persiapan percepatan akrediatasi Prodi ITP menyelenggarakan Lokarya Percepatan Akreditasi pada tanggal 12 November 2018 bertempat di Hotel Loji Surakarta.