UKM Binaan UNS Berhasil Naik Kelas
Rabu, 07 Jul 2021 17:17:30 WIB - 118 View

UKM Binaan UNS Berhasil Naik Kelas

Pada hari Senin 21 Juni 2021, telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan jamu tradisional oleh Bapak Agus Winarno selaku pemilik UKM Polanmadu yang didampingi tim pengabdi dari UNS kepada ibu ibu PKK. Usaha jamu tradisional Polanmadu memiliki produk berupa jamu instan yang berbetuk bubuk, sehingga praktis dalam mengonsumsinya. Kepraktisan inilah yang membuat pangsa pasar UKM Polanmadu berkembang secara massive. 
Kesuksesan UKM Polanmadu sebagai usaha yang bergerak di bidang minuman herbal ini tidak lepas dari berbagai stakeholder dan kegigihan dari Bapak Agus Winarno dalam berwirausaha. Dan pedampingan selama ini oleh tim pengabdian UNS dari Ilmu Teknologi Pangan UNS yaitu Dr. Ir. Choiroel Anam, M.P., M.T, Danar Praseptiangga, S.T.P., M.Sc., Ph.D; Achmad Ridwan Ariyantoro, S.T.P., M.Sc., Ph.D; Anastriyani Yulviatun, S.T.P., M.Sc.; dan dibantu oleh mahasiswa Pandu Pramana Atmaja dan Mu'adz. UKM ini melirik potensi yang sangat besar dari usaha minuman herbal instan yang didirikan oleh Bapak Agus Winarno. karena, fenomena pandemi pada saat ini cukup mengejutkan bagi seluruh masyarakat dunia dan di Indonesia  mencari minuman-minuman herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, tidak sedikit pula usaha-usaha mikro yang harus gulung tikar akibat fenomena pandemi covid-19.
Oleh karena itu, tim pengabdian UNS yang dipimpin oleh Bapak Choiroel Anam mulai melakukan proses pendampingan kepada usaha minuman herbal milik Bapak Agus Winarno dengan menerapkan teknologi tepat guna sebagai upaya meningkatkan produktivitas usaha dimasa pandemi. Pendampingan ini dilakukan semenjak awal pandemi covid-19 melanda di Indonesia. Terhitung telah satu tahun pendampingan, usaha Tim Pengabdian UNS telah membuahkan hasil. Hingga saat ini telah terbentuk 8 macam varian produk minuman herbal instan dari UKM Polanmadu. Tidak hanya itu, distribusi dari produk minuman herbal instan telah berkembang pesat dengan pangsa pasar yang semakin luas.
Tidak sampai disana kesuksesan UKM Polanmadu tercapai. Dalam rangka membantu dan mendayagunakan masyarakat dikala pandemi covid-19, UKM Polanmadu juga gencar melakukan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan terkait pembuatan minuman herbal instan. Seperti yang dilakukan pada hari senin (21/6/2021) kepada kelompok Ibu-ibu PKK Desa Borongan, Klaten. Kegiatan tersebut tentunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebih.
Diskusi dengan Kepala Desa dan Penjelasan kepada Peserta Pelatihan

Diskusi dengan Kepala Desa dan Penjelasan kepada Peserta Pelatihan

Kegiatan pelatihan pembuatan jamu tradisional ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait seperti kepala desa, kelompok Ibu-ibu PKK, serta Tim Pengabdian UNS yang terdiri dari dosen  dengan melibatkan mahasiswa. Kegiatan ini, diawali dengan pembukaan oleh ketua ibu-ibu PKK dan juga kepala desa, dengan menyampaikan petuah untuk terus menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada, menjaga imunitas tubuh dengan menjaga pola konsumsi yang sehat. Selain itu, kepala desa juga selalu berkoordinasi dengan pihat penyelenggara untuk selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya, acara diberikan kepada Bapak Agus Winarno selaku penyuluh yang akan memberikan sosialisasi terkait manfaat-manfaat dari jamu instan tradisional dan kemudian dilanjutkan dengan praktek bersama dengan ibu-ibu PKK.

Pelaksanaan Pelatihan kepada Ibu PKK (1)Pelaksanaan Pelatihan kepada Ibu PKK (2)

Pelaksanaan Pelatihan kepada Ibu PKK

Praktek pembuatan minuman herbal ini dilakukan dengan bahan berupa jahe emprit dan kunyit. Dalam pembuatan jamu tradisional dipandu langsung oleh Bapak Agus Winarno dan didampingi oleh salah satu dosen dari tim pengabdian UNS Dr. Ir. Choiroel Anam, M.P., M.T. Pembuatan jamu tradisional yang dipraktekkan oleh Ibu-ibu PKK dimulai dari pengupasan dan pemarutan bahan, kemudian pemerasan ekstrak dan dilanjutkan dengan pemasakkan dengan formula yang telah ditentukan. Pemasakkan dilakukan hingga bahan cair berubah menjadi kristal bubuk. Pembuatan jamu tradisional ini dinilai cukup mudah dilakukan oleh masyarakat untuk terus produktif, sehingga masyarakat lebih berdaya guna.  
Sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan oleh UKM Polanmadu ini, selain bertujuan sebagai upaya mendayagunakan masyarakat supaya lebih produktif dimasa pandemi, juga sebagai upaya dari UKM Polanmadu untuk memperluas target pasar. Sehingga, disamping menggalakan pola konsumsi makanan dan minuman sehat kepada masyarakat sebgai upaya pencegahan dan penularan covid-19 juga meningkatkan dan mengenalkan produk-produk minuman rempah instan dari UKM Polanmadu kepada masyarakat luas.
Dalam pelatihan ini juga turut serta keterlibatan mahasiswa, yang mana kedepanya diharapkan mampu menyerap ilmu yang didapatkan di lapangan untuk diimplementasikan serta dapat menjadi bahan kajian untuk memenuhi tuntutan akademik perkuliahan. Sehingga, program pengabdian yang dijalankan oleh tim pengabdian uns ini dapat berjalan secara holistik yang juga memiliki manfaat yang berkesinambungan antar pihak-pihak yang terlibat didalamnya.