Tim Mahasiswi Pertanian UNS Raih Juara 1 dan 3 di LKTI Nasional PEKTIN 2020
Selasa, 27 Okt 2020 22:19:05 WIB - 508 View

Tim Mahasiswi Pertanian UNS Raih Juara 1 dan 3 di LKTI Nasional PEKTIN 2020

Enam mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung ke dalam 2 tim kembali menorehkan prestasi pada ajang Pekan Karya Tulis Ilmiah Nasional 2020 atau yang disingkat PEKTIN 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana acara dilaksanakan di Universitas Mataram, tahun ini kondisi pandemi yang belum berakhir sehingga dilaksanakan secara online. Lomba ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Teknologi Pangan (HIMATEPA) Universitas Mataram yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan wawasan para peserta, tetapi juga untuk memberikan dampak pada perkembangan yang sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini dan mendorong seluruh mahasiswa untuk berkarya dalam karya tulis ilmiah, menjadi problem solver pada saat pandemi COVID-19 melalui empat sub tema yang diangkat, serta menyambungkan jaringan silaturahmi antar mahasiswa di seluruh Indonesia. Tema lomba PEKTIN tahun ini yaitu “Optimalisasi Pemulihan Industri Pangan Nasional dengan Kearifan Pangan Lokal Menuju Masyarakat Normal Baru”.
Tim 1 diketuai oleh Lulu Hidayatul Khasanah (ITP ’18) yang beranggotakan Mirsa Syafira (ILTAN ’18) dan Irfina Widya Istiqomah (PKP ‘17) di bawah bimbingan Bapak Bara Yudhistira, S.TP., M.Sc, selaku Dosen Prodi S1 Ilmu dan Teknologi Pangan berhasil mendapatkan juara pertama (1). Tim ini mengangkat potensi umbi garut dengan kacang merah sebagai bahan dasar dalam pembuatan food bar yang diberi judul : “Food Bar Berbasis Umbi Garut dan Kacang Merah Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Lokal yang Bergizi Guna Meningkatkan Daya Tahan Tubuh pada Masa Pandemi Covid-19”. Harapan dari keikutsertaan tim Lulu Hidayatul Khasanah dkk adalah semoga kedepannya inovasi yang telah digagas akan memberikan inspirasi bagi masyarakat lokal untuk terus mengembangkan inovasi pangan lokal di Indonesia karena ketersediannya yang melimpah serta kandungan zat gizi dan senyawa fungsionalnya yang baik untuk kesehatan dan sebagai salah satu langkah keikutsertaan mahasiswa melalui ide-ide kreatif dalam mendukung program pemerintah khususnya di bidang pertanian dalam upaya diversifikasi pangan lokal untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia selama Pandemi Covid-19. 


Sedangkan Tim 3 yakni Fatma Juliana Kartikasari (ITP ’18), Nurul Fauzi (ITP ’17), dan Cindy Shaveira Pramudya (ITP ’17) di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Rofandi Hartanto, M.S. selaku Dosen Prodi S1 Ilmu dan Teknologi Pangan berhasil mendapatkan juara ke-tiga (3) dengan judul karya : “Pemanfaatan Nanoenkapsulasi Asap Cair Tempurung Kelapa untuk Menurunkan Kadar Pb pada Daging Sapi dalam Upaya Mewujudkan Keamanan Pangan Era Normal Baru” yang mengusung inovasi nanoenkapsulasi asap cair tempurung kelapa sebagai pengkhelat logam berat timbal pada daging sapi yang biasanya diternakkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ide ini digagas karena keprihatinan terhadap masih banyaknya produksi daging sapi di Indonesia yang ternyata mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan. Melalui pemanfaatan tempurung kelapa sebagai bahan utama asap cair dan dibalut dengan nanoenkapsulan maltodekstrin dari singkong diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan produk pengkhelat sekaligus pengawet untuk daging sapi dan olahannya. Harapannya, inovasi ini dapat diterapkan dalam masyarakat dan turut serta membantu pemerintah dalam pewujudan konsumsi pangan yang aman dan sehat.
Lomba ini diselenggarakan secara daring dan secara keseluruhan dari pengumpulan karya sampai final presentasi. Terdapat beberapa alur lomba yang harus diikuti oleh ketiga mahasiswa tersebut yakni pengumpulan full paper dan tahap final presentasi karya dimana hanya 7 tim terbaik yang berhak mempresentasikan ide gagasannya. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap seperti pengumpulan karya dari gelombang 1 (1-20 Agustus 2020), Gelombang 2 (21 Agustus-3 September 2020), Gelombang 3 (6-20 September 2020), Pengumuman Finalis (30 September 2020), Technical Meeting (20 Oktober 2020), Sesi tanya Jawab (24 Oktober 2020), dan Pengumuman Pemenang (26 Oktober 2020).