Prodi ITP UNS Fasilitasi Kolaborasi Ahli dan Praktisi Teknologi Serbuk di ICePTi 2019
Kamis, 22 Agu 2019 13:56:30 WIB - 220 View

Prodi ITP UNS Fasilitasi Kolaborasi Ahli dan Praktisi Teknologi Serbuk di ICePTi 2019

International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (ICePTi) 2019 merupakan konferensi internasional di bidang sains dan teknologi material khususnya teknologi serbuk yang ke dua. Konferensi ini selenggarakan oleh Nano Technology and Graphene Research Center (PRINT-G), Science & Technology Park Unpad (KST- Unpad), Material Science & Engineering (MSE) Study Center Unpad, Indonesian Powder Association, dan Universitas Sebelas Maret, khususnya Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan. Kali ini manajemen teknis acara ICePTi 2019 diatur oleh JP Global Transtech.   

Pada tahun ini, Universitas Sebelas Maret berkesempatan menjadi tuan rumah.  Kegiatan ICePTi 2019 diadakan di Surakarta, bertempat di Best Western Premier Hotel Solo Baru pada tanggal 20-21 Agustus 2019. 

Konferensi ini awalnya diinisasi oleh Kanto Section of the Society Powder Technology Japan untuk memperkenalkan inovasi teknologi, khususnya teknologi serbuk yang dikembangkan oleh asosiasi dan perusahaan-perusahaan Jepang. Tahun ini, melalui ICePTi diharapkan para akademisi, peneliti, dan perusahaan teknologi dapat bertukar pengetahuan tentang perkembangan terkini teknologi serbuk dan aplikasinya. Danar Praseptiangga, Ph.D (Universitas Sebelas Maret) selaku ketua penyelenggara menambahkan, ”Acara ini diharapkan dapat mempertemukan mitra potensial bagi perusahaan-perusahaan lokal dan perusahaan-perusahaan dari Jepang yang bergerak di bidang manufacturing powder process.” Sesi pameran bisnis (business matching) di dalam rangkaian ICePTi 2019 diadakan untuk memfasilitasi hal tersebut.  

Sebanyak 24 pembicara dari 5 negara yang merupakan peneliti dan perekayasa powder (Indonesia, Jepang, India, Thailand, Taiwan) hadir meramaikan seminar internasional. Termasuk enam diantaranya yang tampil sebagai plenary speaker adalah Assoc. Prof. Dr. Mikio Sakai (The University of Tokyo, Japan), Prof. Ari Handono Ramelan, Ph.D (Universitas Sebelas Maret, Indonesia), Prof. Dr. Balasubramanian (Anna University, India), Prof. Dr. Eng. Heru Setyawan (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia), Prof. Dr. Tatsushi Matsuyama (Soka University, Japan), Prof. Dr. Djagal Wiseso Marseno (Universitas Gadjah Mada, Indonesia), Prof. Dr. Saravanan Rathinavelu (Annamalai University, India), Dr. Erman Taer (Universitas Riau) dan Prof. Dr. Takamasha Mori (Hosei University, Japan). Selain itu, hadir pula Ketua Masyarakat Teknologi Serbuk Indonesia, Ketua Asosiasi Kawasan Sains dan Teknologi Indonesia, Ketua Dewan Pimpinan Kota Solo Asosiasi Pengusaha Indonesia, General Sekretaris Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Padjadjaran-Sumedang, Manager Executive Solo Technopark, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMI). 
 

Sumber: JP Foundation, WCU UNS, suarakarya.id