Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Jajanan Tradisional Produksi UKM Nur Wahid Surakarta Melalui Perbaikan Proses Produksi dan Kemasan
Sabtu, 03 Jul 2021 18:45:20 WIB - 200 View

Usaha kecil menengah  Nur Wahid terletak di Banyuanyar, Solo, dan berdiri sejak tahun 2010. Setiap harinya UKM ini memproduksi berbagai macam jajanan tradisional meliputi kue tradsional gandos, peyek teri, peyek cabe, kering kentang (klengkam), dan kremesan ayam, Produksi kue gandos ukuran kecil sebanyak 4000 biji/hari, dijual dalam kemasan kardus, tanpa kemasan bijian. Sebagian besar kue dibeli oleh penjual eceran. Kapasitas produksi produk selain gandos rata-rata 20 kemasan per hari, diserap oleh penjual eceran dan konsumen personal. Daya serap pasar yang cukup besar menjadikan UKM ini berusaha meningkatkan kualitas produknya, di antaranya dengan menjual kue gandos dalam kemasan plastik bijian yang berukuran lebih besar daripada sebelumnya agar nilai jualnya naik.

Masalah yang dihadapi terkait produksi adalah terbatasnya cetakan kue gandos besar sehingga produksi hanya sebsesar 800 biji/hari, masih minimnya pelabelan pada kemasan pouch produk keripik-keripikan, serta sisa minyak yang berlebih di dasar kemasan keripik.. Oleh karena itu Tim Grup Riset Food and Beverage dari Universitas Sebelas Maret yang beranggotakan Dian Rachmawanti S.TP., M.P; Gusti Fauza, S.T., M.T., PhD., Dimas Rahadian A.M., S.TP., MSc., PhD.; dengan pendanaan dari PNBP berinisiatif untuk mengintroduksi alat berupa set cetakan gandos berukuran besar beserta kompornya, spinner, dan sealer dengan harapan bisa menambah kapasitas produksi gandos dan memperbaiki kualitas produk serta kemasan produk keripik-keripikan di UKM Nur Wahid. Penyerahan peralatan tersebut dilakukan pada hari Sabtu, 3 Juli 2021 oleh tim. Pemberian label akan diberikan menyusul setelah penyerahan alat tersebut. Serah terima disertai ramah tamah dan wawancara singkat mengenai harapan dan rencana UKM Nur Wahid ke depan.

Setelah dilakukan introduksi peralatan, UKM Nur Wahid selanjutnya merasa optimis untuk memproduksi keripik-keripikan lagi dengan kualitas yang lebih baik. Selain itu kapasitas produksi kue gandos berukuran besar stabil berkisar 2000 biji per hari, bahkan kadang lebih. UKM Nur Wahid merasa sangat terbantu dengan introduksi alat yang diberikan, dalam rangka menjaga kestabilan produksi dan kualitas kue gandos yang menjadi produk utama. Peningkatan kapasitas produksi kue gandos menjadi penopang keberlangsungan usaha UKM Nur Wahid, di saat banyak UKM produsen jajanan tradisional di sekitar Soloraya lainnya gulung tikar karena dampak pandemic COVID 19.