Pengabdian Kepada Masyarakat Research Group Food Product Development di IRT Brownies Tempe “BROWNIESTA”, Sragen
Sabtu, 26 Jun 2021 10:31:24 WIB - 278 View

      

Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen merupakan salah satu daerah dengan pengrajin tempe yang cukup banyak. IRT Browniesta merupakan salah satu produsen yang memanfaatkan produksi tempe di daerah tersebut dan mengolahnya menjadi produk brownies panggang. IRT ini menjual produknya dengan merk Brownies Tempe April (Browniesta). Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat skema mandiri Tahun 2020, tim pengabdian UNS grup riset Food Product Development (RG FPD) yang diketuai oleh Dr. Setyaningrum Ariviani, S.T.P., M.Sc., dengan anggota tim Dwi Ishartani, S.TP., M.Si, Lia Umi Khasanah, ST., MT., Ir. Windi Atmaka, MP dan Siswanti S.TP., M.Sc telah berhasil meningkatkan kapasitas dan mutu produk brownies tempe panggang melalui introduksi oven gas portable. IRT Browniesta juga telah diintroduksikan kemasan brownies dan juga label kemasan yang berisi informasi produk.         

Saat ini, permintaan produk di IRT Browniesta mulai meningkat namun masih memiliki kendala pada peralatan yang dimiliki. Diantaranya adalah mixer yang masih memiliki kapasitas kecil, sehingga proses produksi tidak efisien. Selain itu, sebagai strategi agar IRT ini tetap eksis, perlu dilakukan inovasi produk dan proses salah satunya dengan pembuatan brownies tempe kukus. Proses pemasaran juga harus dilakukan perbaikan, agar permintaan produk semakin meningkat. Permasalahan ini yang kemudian menjadi latar belakang kegiatan pengabdian RG FPD melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR-UNS) Tahun 2021.

Pada pengabdian ini, mitra telah diintroduksikan 2 alat untuk meningkatkan efisiensi serta pengembangan produk brownies. Alat yang diintroduksikan adalah stand mixer dan alat pengukus. Mixer dengan kapasitas lebih besar dibandingkan yang dimiliki oleh mitra ini sangat bermanfaat untuk produksi. Alat pengukus berfungsi untuk diversifikasi varian brownies baru, yakni brownies kukus. Hal ini diupayakan selain untuk menjaga konsistensi IRT, juga untuk melayani konsumen yang memang menginginkan produk brownies dengan tekstur lebih lembut.

Pada kegiatan pelatihan, 2 materi utama yang diberikan adalah “kiat sukses berwirausaha” dan  “pengembangan marketing place dan pengelolaannya” dengan narasumber Bapak Ridho Taqobalallah, S.S dan Ibu Ima Nurul Safitri, M.Pd. Adanya sharing ilmu ini dapat menambah wawasan mitra tentang: trik mengembangkan produk, trik mempertahankan pasar, pengembangan marketing place dan pengelolaannya dan trik pemasaran melalui media sosial. Kegiatan pelatihan ini telah dilakukan secara daring pada hari Sabtu, tanggal 26 Juni 2021.