Dosen UNS Kembangkan Teknologi Ozonisasi Bersama Petani Sayur di Magelang
Kamis, 24 Jun 2021 17:23:40 WIB - 132 View

Dosen UNS Kembangkan Teknologi Ozonisasi Bersama Petani Sayur di Magelang

Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang merupakan salah satu sentra pengasil sayur mayur di Provinsi Jawa Tengah. Komoditas sayur mayur tersebut menyokong sebagian besar perekonimoan warga. Melihat fenomena tersebut Kelompok Riset Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Sebelas Maret tertantang untuk membantu agar dapat meningkatkan baik kunatitas maupun kualitas sayur mayur yang dihasilkan petani tersebut. Kelompok Riset Food Engineering, yang beranggotakan Dr. Ir. Sigit Prabawa, M.Si., Dr. Ir. Rofandi Hartanto, M.P., Ir. Bambang Sigit Amanto, M.Si., Ir. Kawiji, M.P., dan Bara Yudhistira, S.TP., M.Sc, telah melaksanakan pembinaan petani pada tanggal 18 Juni 2021 terkait dengan optimasi proses ozonisasi sebagai upaya pengawetan sayur mayur serta penyuluhan terkait dengan pengemasan yang sesuai dengan standar keamanan pangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengikuti protocol kesehatan dimana semua peserta menggunakan masker, face shiled serta menggunakan hand sanitizer sebelumnya serta menjaga jarak. Pembinaan ini dilaksanakan mengingat bahwa Kelompok Tani “Mutiara Organik” di Dusun Kenteng, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang ini telah memiliki mesin ozonisasi bantuan dari BPPT Jawa Tengah, sehingga perlu adanya optimasi penggunaan agar sayur yang dihasilkan dapat menjadi awet secara maksimal.

Penyuluhan ini merupakan tindaklanjut dari hasil penelitian sebelumnya yang telah mendapatkan hasil parameter proses yang sesuai baik untuk komoditas nabati maupun hewani. Meskipun pada saat ini alat tersebut hanya difokuskan untuk komoditas nabati yang notabene adalah sayur mayur, tapi tim penelitian UNS menggunakan bahan hewani juga. Hal ini untuk mengantisipasi jika di masa depan alat tersebut akan digunakan untuk komoditas hewani. Acara penyuluhan tersebut diharapkan mampu menjembatani antara perguruan tinggi (Universitas Sebelas Maret) dengan petani dilapangan, sehingga transfer knowledge dan transfer teknologi dapat berjalan secara berkesinambungan yang pada akhirnya peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang dapat meningkat yang pada akhirnya kesejahteraan petanipun akan meningkat. (Bara Yudhistira).


Video Terkait :