Aplikasi Alat Pemecah Biji Jagung Untuk Produksi Beras Jagung (Grit)
Kamis, 24 Sep 2020 15:43:13 WIB - 441 View

Aplikasi Alat Pemecah Biji Jagung Untuk Produksi Beras Jagung (Grit)

Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro merupakan salah satu desa di Kabupaten Wonogiri dengan hasil jagung yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya saat ini belum maksimal. Sampai saat ini jagung hasil panen hanya dijual dalam bentuk tongkol kering. Padahal ketika musim panen, harga jagung sangat anjlok. Harga jagung saat panen bahkan hanya mencapai Rp. 2000.,-/kg. Belum ada inovasi pengolahan maupun pemanfaatan jagung untuk produk pangan olahan. Melalui Kelompok Tani Dusun Glagah Ombo, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro,Tim Pengabdian UNS tertarik untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat agar hasil jagung dapat dimanfaatkan dengan optimal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengintroduksikan alat pemecah biji jagung menjadi grit jagung dan berbagai teknik pengolahannya menjadi aneka nasi jagung.

Kegiatan pengabdian ini digawangi oleh Grup Riset Agricultural Product Design, Program Studi D3 Teknologi Hasil Pertanian, Sekolah Vokasi, UNS. Tim pengabdian yang terdiri dari R. Baskara Katri A., S.TP., MP. , Dr. Ir. Rofandi Hartanto, M.P., Dian Rachmawanti A, STP, MP., Siswanti, S.TP., M.Sc., dan Ir. Kawiji, MP ini melakukan pendampingan kepada BUMDES Desa Joho agar mampu meningkatkan potensi sumber daya yang ada. Kegiatan yang diberikan meliputi: (1) penyuluhan tentang bahan baku jagung yang baik dan cara penyimpanan grit, (2) pelatihan alat pemecah biji jagung menjadi grit dan pengolahan grit menjadi aneka nasi jagung, dan (3) penyuluhan cara pemasaran grit dan aneka nasi jagung untuk kalangan sendiri dan di luar kalangan sendiri di bawah manajemen BUMDES. Kegiatan telah dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 10 September 2020 di Kantor Kelurahan Dusun Glagah Ombo, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan dihadiri oleh Tim Pengabdian UNS, Perangkat Desa Joho, serta masyarakat Kelompok Tani Desa Joho. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Perangkat Desa Joho, lalu di lanjutkan dengan penyuluhan dari Tim Pengabdian. Kegiatan ditutup dengan praktek memasak nasi jagung oleh Kelompok Tani Desa Joho.